Selasa, 14 Juli 2015

MENINGKATKAN KADAR KESADARAN BERIBADAH LEWAT PERBEDAAN HISAB RUKYAH OLEH KUSFANDIARI ABU NIDHAT



Lagi, prediksi bakal terjadi perbedaan penetapan 1 Syawal. Kali ini 1 Syawal diprediksi jatuh, pertama hari Jumat Pahing, 17 Juli 2015 M berdasarkan hasil hisab, dan kedua pada hari Sabtu Pon 18 Juli 2015 M berdasarkan kemungkinan (baru) bisa dirukyah (dilihat) pada Kamis Legi, 16 Juli 2015 M.
Padahal sebelum Ramadhan 1436 H, diberitakan bahwa 8 tahun ke depan, yakni sampai tahun 2023 M terjadi persamaan baik menurut Hisab maupun Rukyah. Misalnya 1 Ramadhan …. H baik Hisab maupun Rukyah mengacu pada tanggal Masehi yang sama (tidak berselisih satu haripun). “Berita gembira” itupun tidak berlangsung, manakala kita memperoleh berita dari LAPAN bahwa 1 Syawal 1436 H jatuh pada hari Sabtu Pon, 18 Juli 2015 M. Hal ini dijelaskan oleh Kepala LAPAN, Prof. Dr. Thomas Djamaluddin bahwa posisi bulan pada 16 Juli 2015 M mustahil bisa dirukyah. Dia menyatakan bahwa pada 16 Juli 2015 tinggi bulan di wilayah Indonesia secara umum kurang dari tiga derajat, secara astronomi itu mustahil bisa dirukyat. (Bandung, 8 Juli 2015).
Fakta di Lapangan
Seandainya Anda sempat menyaksikan penampakan rembulan pada pagi hari, usai shalat Shubuh, pada Selasa Wage, 14 Juli 2015 M / 27 Ramadhan 1436 H rembulan menampakkan sabitnya yang begitu tipis. Begitu tipisnya, 2 hari ke depan bakal memasuki bulan baru (Syawal 1436 H). Secara subjektif, Ki Pandu Arya Dinata yakin bahwa 1 Syawal 1436 H jatuh pada hari Jumat Pahing, 17 Juli 2015 M, terlepas dari bulan bisa dirukyah atau tidak.
Kutipan Al – Manak
Salah satu Al – Manak, dalam hal ini diterbitkan oleh CV Grafika, Krapyak, Yogyakarta, '021-387345 yang disampaikan oleh Hasib Drs. H. Muhyiddin Khazin. Disebutkan bahwa:
Ijtima’ terjadi pada Kamis Legi, 16 Juli 2015 M, pukul 08:26:11.95 (WIB)
Tinggi Hilal 03o 01’ 58.69 (di atas ufuk),
Arah Hilal : 16o 11’ 56.17” (UTB),
Posisi Hilal : 04o 52’ 01.84” (SMt)
Jarak Busur : 05o 43’ 58.38”
Keadaan Hilal : Miring Selatan
Cahaya Hilal : 0,38 Usbu’ (0,32%)
Lama Hilal : 00:14:23.39
Umur Hilal : 09:26:47.50
1 Syawal 1436 H : Jumat Pahing, 17 Juli 2015 M.
Selain itu disebutkan tentang keistimewaan saat itu, yaitu Hari Kamis Legi, 16 Juli 2015 M pukul 16.26 WIB matahari berada di atas Ka’bah sehingga segala sesuatu yang berdiri tepat bayangannya menuju Ka’bah. Bayangan yang dimaksud dapat digunakan untuk menentukan arah kiblat.
Apa maknanya dari informasi tersebut di atas?
Pertama, Ijtima’ terjadi 03:33:03 (baca: 3 jam, 33 menit, 03 detik) sebelum pukul 12.00 WIB. Artinya, matahari punya kesempatan 9 jam melampaui bulan sampai matahari terbenam, dan bulan “tertinggal”. Perjalanan selama 9 jam (dari pukul 08.26 sampai pukul 17.26) merupakan perjalanan yang memberikan kesempatan untuk bulan tampak (wujud ul-hilal). Dengan kata lain, perjalanan 9 jam merupakan perbandingan 9/24 = 0.375 perjalanan orbit bulan terhadap bumi (hamper ¼ lingkaran orbit bulan terhadap bumi).
Kedua, jika umur bulan 29 hari, setiap malam penampakan bulan terlambat 360o/29 = 12.41379o, sedangkan jika umur bulan 30 hari, setiap malam penampakan bulan terlambat 360o/30 = 12o. Menurut Ki Pandu, hal ini belum pernah dijelaskan oleh pakar astronomi manapun.
Artinya apa? Jika tinggi hilal 2o, karena bulan tidak bisa dirukyah sehingga esok hari diperhitungkan sebagai hari yang ke-30, maka hari lusanya tanggal 1, bulan sudah setinggi 2o + 12o = 14o. Maka tidak mengherankan, orang awam bakal berujar,”Wow, tanggal 1 kok bulan sudah tinggi ya? Jangan-jangan kemarin tanggal 1?”
Ketiga, pernyataan Thomas Djamaluddin dan Muhyiddin Khazin berbeda. Thomas menyatakan bahwa tinggi hilal kurang dari 3o, sedangkan Muhyiddin menyatakan bahwa tinggi hilal sudah mencapai 03o 01’ 58.69 (di atas ufuk). Yang benar, yang mana? Jawaban sederhananya, keduanya melakukan penelitian di tempat berbeda.
Keempat, pernyataan Thomas Djamaluddin bahwa pada 16 Juli 2015 tinggi bulan di wilayah Indonesia secara umum kurang dari tiga derajat, secara astronomi itu mustahil bisa dirukyat, tidak dapat dijadikan acuan. Hal ini mengingat bahwa dalam kejadian tertentu tinggi hilal sekitar 2o ternyata bulan bisa dirukyah.
Kelima, Hari Kamis Legi, 16 Juli 2015 M pukul 16.26 WIB matahari berada di atas Ka’bah sehingga segala sesuatu yang berdiri tepat bayangannya menuju Ka’bah. Bayangan yang dimaksud dapat digunakan untuk menentukan arah kiblat. Artinya jarak Indonesia – Arab Saudi terpaut 4 jam 26 menit. Jika dihubungkan dengan ijtima’ yang terjadi pada pukul 08:26:11.95. Itu berarti bahwa umur hilal di Arab lebih dari 9 jam, yakni 13 jam (lebih dari ½ x 24 jam). Maka jangan heran bahwa Arab Saudi memastikan bahwa 1 Syawal 1436 H jatuh pada hari Jumat Pahing, 17 Juli 2015 M.
Sikap Istiqamah yang Harus Dipegang
Bagi umat yang bersikap istiqamah bahwa 1 Syawal 1436 H jatuh pada Jumat Pahing, 17 Juli 2015 M tetap melaksanakan shalat Idul – Fithri dan tidak berpuasa (tidak ragu-ragu untuk membatalkan puasanya).
Bagi umat Islam yang bersikap istiqamah bahwa 1 Syawal 1436 H jatuh pada Sabtu Pon, 18 Juli 2015 M tetap melaksanakan puasa hari ke-30 Ramadhan 1436 H pada hari Jumat Pahing, 17 Juli 2015 M.
Ada Korban
Berdasarkan pengalaman dan kenyataan sebelumnya, sebagian umat Islam yang menjadi korban, yakni pada hari Jumat Pahing, 17 Juli 2015 M tidak berpuasa karena ragu-ragu atau menghormati (?) saudaranya yang melaksanakan shalat Idul – Fithri, dan dia (mereka) melaksanakan shalat Idul – Fithri pada hari Sabtu Pon, 18 Juli 2015 M. Namun, setidak-tidaknya sikap tidak istiqamah semacam ini, populasinya berkurang.
Menjunjung Tinggi Toleransi
Mengingat perbedaan seperti tersebut di atas sering terjadi, maka diharapkan ummat Islam semakin menjunjung tinggi toleransi. Hal ini mengingat keyakinan tidak dipaksakan. Nilai ibadah hanya terletak pada lillaahi ta’ala. Beribadah tidak harus ditunjuk-tunjukkan kepada orang lain, lebih-lebih mengunggulkan pendapatnya sendiri. Juga jangan sampai menyalahkan pihak lain.
Misalnya:
“Gara-gara ada yang menyelenggarakan shalat Idul – Fithri 1436 H pada hari Jumat Pahing, 17 Juli 2015 M, saya jadi ragu-ragu berpuasa pada hari itu.”
“Bagaimanapun rukyah harus diselenggarakan karena hal itu sunnah Nabi SAW. Jangan meninggalkan sunnah Nabi seperti pelaku-pelaku hisab.”
“Hisab sebenarnya juga berdasarkan empirisme rukyah. Tidak bolehkah kita menggunakan kriteria hisab. Kita tidak meninggalkan sunnah Nabi SAW.”
Pernyataan seperti tersebut di atas, jika dirangkaikan akan menjadi perdebatan yang tidak ada habisnya, sepanjang perjalanan hidup manusia.


Lampiran 1
LAPAN Prediksi 1 Syawal 1436 H Jatuh Pada 18 Juli 2015 M
Rabu, 8 Juli 2015 | 13:47 WIB
Kepala Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (Lapan) Prof Dr Thomas Djamaluddin menyatakan posisi bulan pada 16 Juli 2015 mustahil bisa dirukyat.
"Pada 16 Juli tinggi bulan di wilayah Indonesia secara umum kurang dari tiga derajat, secara astronomi itu mustahil bisa dirukyat," kata Thomas Djamaludin di Bandung, Jabar, Rabu (8/7/2015).
Menurut dia, dengan posisi itu maka sulit untuk bisa melihat hilal pada hari itu. Terlebih bila pengamatan juga terkendala oleh awan.
"Mungkin kendala awan bisa minimal karena pada musim kemarau, tapi dengan posisi bulan itu secara astronomi tidak mungkin dirukyat," tukasnya.
Dengan demikian, kata di kemungkinan penetapan 1 Syawal atau Hari Raya Idul Fitri tahun ini berbeda sangat besar. Di satu sisi ada ormas Islam yang telah menetapkan kalender 1 Syawal pada 17 Juli.
Namun, bagi yang berpatokan pada hilal atau hasil rukyat, menurut Thomas kemungkinan besar menetapkan 1 Syawal pada 18 Juli. Namun demikian, diharapkan bila ada perbedaan tersebut tidak menjadi permasalahan karena masing-masing menetapkan memiliki alasan hukum yang kuat.
Lebih lanjut ia menyebutkan, Lapan akan mengamati hilal di Pekalongan dan berkoordinasi dengan jaringan pengamat hilal nasional bersama ITB, BMKG, Kominfo dan instansi lainnya.
Pada kesempatan itu berharap semua ormas Islam tetap punya visi mewujudkan kalender tunggal yang mapan, termasuk dalam penetapan 1 Syawal.
"Dengan tetap punya visi mewujudkan kalender Islam yang mapan, bisa memberi kepastian waktu ibadah dan kegiatan sosial jangka panjang," tutur Thomas.
Menurut Thomas, upaya-upaya itu harus dilakukan intensif sambil terus mengupayakan penyatuan kriteria. Langkah jangka pendek yang bisa dilakukan salah satunya menjadikan pemerintah sebagai otoritas tunggal.
Lebih lanjut ia menyebutkan dengan otoritas ada di pemerintah kalender Islam nasional bisa dikembangkan ke tingkat regional ASEAN, dan selanjutnya ke tingkat global.


Lampiran 2
Minggu, 12 Jul 2015 | 16:17 WIB |
Dibaca: 1028
Yuhanar Ilyas: Muhammadiyah Idul Fitri 17 Juli 2015

Yogyakarta - Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Majelis Tarjih dan Tajdid telah menetapkan awal Syawal 1436 H yang akan jatuh pada hari Jumat 17 Juli 2015.  Hal disampaikan Ketua PP Muhammadiyah, Yunahar Ilyas didampingi Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Syamsul Anwar dalam konferensi pers mengenai pernyataan resmi penentuan awal 1 Syawal 1436H, di gedung PP Muhammadiyah, Jl. Cik Di Tiro No.23, Yogyakarta, Selasa (7/7).
Dalam keterangannya Syamsul Anwar, Ijtimak jelang Syawal 1436 H terjadi ada hari Kamis Legi 16 Juli 2015 pukul 08:26:29 WIB. Ijtimak Terjadi pada pagi hari, ini berarti kriteria pertama (sudah terjadi Ijtimak), dan kedua (Ijtimak terjadi sebelum terbenam Matahari) sudah terpenuhi.
Syamsul Anwar mengunkapkan, Muhammadiyah yang menggunakan hisab hakiki wujudul hilal, tidak mensyaratkan ketinggian hilal. Untuk Muhammadiyah jelas Syamsul, setelah terjadi Ijtima’ atau konjungsi dan bulan telah mengejar matahari, serta saat matahari tenggelam bulan masih ada di atas ufuk, maka kriteria telah terpenuhi dan esoknya telah masuk bulan baru.
Sementara itu ketua PP Muhammadiyah Yunahar Ilyas menghimbau pawa warga Muhammadiyah dan juga masyarakat umum untuk menjadikan momentum 1 Syawal 1435 H, untuk sholat di lapangan dan tidak lupa membayar zakat fitrah. Muhammadiyah, menurut Yunahar Ilyas, akan ikut sidang Isbat Kemenag tanggal 16 Juli 2015 di Jakarta. (dzar)
http://www.muhammadiyah.or.id/id/news-4679-detail-yuhanar-ilyas-muhammadiyah-idul-fitri-17-juli-2015.html

LIRIK LAGU "LUNGITING ASMARA" DITERJEMAHKAN KE DALAM BAHASA INGGRIS DAN TAGALOG WIKA OLEH KI PANDU ARYA DINATA



SONGLUNGITING ASMARA” (“The Grandeur of Love”) TRANSLATED INTO ENGLISH AND TAGALOG WIKA  BY KI PANDU ARYA DINATA
SONG "LUNGITING ASMARA" (“Ang Kamahalan ng Pag-ibig”) ISINALIN SA INGLES AT TAGALOG WIKA BY KI PANDHU ARYA DINATA
Lungiting Asmara
Seprene nggonku ngenteni janji
Iki prasetyaning ati
Kadung tresna m’ring sliramu, dhuh cah bagus
‘Ra eling dina lan wektu

Ning ati katon ‘ra bisa ilang
Saya suwe saya ,ra karuan
S’nadyan mung tansah anggadhang
Aku samar yen sliramu ‘ra kelingan

Wong bagus tak anti-anti
‘Ja pijer semaya wae
Aku tresna karo kowe
Tegane atimu saya gawe lara
Iku ‘ra prayaga

Aku ora bakal mundur
Aku ora bakal mlayu
Yen durung nyandhing sliramu
Ukuraning tresna dudu bandha
Nanging lungiting asmara

Diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia
Translated into Indonesian
Isinalin sa Indonesian


Keagungan Cinta

hingga saat ini aku menunggu janji
janji kesetiaan hati
terlanjur cinta kepadamu, duhai wanita cantik
tidak ingat hari dan waktu

di dalam hati tampak tak bisa hilang
semakin lama, semakin tidak keruan
meskipun hanya selalu mendamba
aku khawatir bahwa kamu tidak teringat

wanita cantik aku tunggu-tunggu
jangan senantiasa berjanji saja
sungguh aku cinta kepada kamu
teganya hati kamu, semakin membuat aku sakit
hal itu tidak bajik

aku tidak bakal mundur
aku tidak bakal menghindar
kalau aku belum berada di sisi kamu
ukuran cinta bukan harta benda
melainkan keagungan cinta

diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris

The Grandeur of Love

to this day I waited for an appointment
pledge allegiance to the heart
already love you, O beautiful woman
do not remember the day and time

in heart could not seem to disappear
the longer, the more frivolous
although just always longing
I'm worried that you do not remember

beautiful woman I've been waiting for
should not always promise only
I really love to you
how could your heart, the more make me sick
it unwholesome

I'm not going to resign
I'm not going to shy away
if I have not been on your side
measure love not possessions
but the grandeur of love


Diterjemahkan ke dalam bahasa Tagalog
Ang Kamahalan ng Pag-ibig

sa araw na ito ako naghintay para sa isang appointment
pangako ng katapatan sa puso
nai-ibig mo, O maganda babae
hindi matandaan ang mga araw at oras

sa puso ay hindi maaaring mukhang nawawala
ang mas mahaba, mas hindi gaanong mahalaga
bagaman lamang laging pananabik
Nababahala akong hindi mo matandaan

maganda babae ako ay naghihintay para sa
hindi dapat laging pangako lamang
Talagang pag-ibig ko sa iyo
kung paano maaaring ang iyong puso, mas gumawa ako ay may sakit
ito masama

Hindi ako pagpunta upang magbitiw
Hindi ako pagpunta sa nahihiya ang layo
kung ako ay hindi pa sa iyong tabi
sukatin ang pag-ibig ay hindi pag-aari
ngunit ang kadakilaan ng pag-ibig

Note:                                                                                    
Ang Kamahalan ng Pag-ibig = ang kadakilaan ng pag-ibig

Sumber tautan:
https://www.youtube.com/watch?v=t9D7PSxGu3w

Minggu, 12 Juli 2015

LIRIK LAGU “KUCARI JALAN TERBAIK” PANCE F. PONDAAG DITERJEMAHKAN KE DALAM BAHASA INGGRIS DAN TAGALOG WIKA OLEH KUSFANDIARI ABU NIDHAT



SONG " I AM LOOKING FOR THE BEST WAY OF LIFE " PANCE F. PONDAAG TRANSLATED INTO ENGLISH AND TAGA WIKA BY KUSFANDIARI ABU NIDHAT
SONG "I AM LOOKING FOR THE BEST PARAAN NG BUHAY" PANCE F. PONDAAG ISINALIN SA ENGLISH AT TAGALOG WIKA KUSFANDIARI BY ABU NIDHAT

KUCARI JALAN TERBAIK
Oleh Pance F. Pondaag

Sepanjang kita masih terus begini
Takkan pernah ada damai bersenandung
Kemesraan antara kita berdua
Sesungguhnya keterpaksaan saja

Reff 1:
Senyum dan tawa hanya sekedar saja
Sebagai pelengkap sempurnanya sandiwara
Berawal dari manisnya kasih sayang
Terlanjur kita hanyut dan terbuang

Reff 2:
Kucoba bertahan mendampingi dirimu
Walau kadangkala tak seiring ceria
Kucari dan selalu kucari jalan terbaik
Agar tiada penyesalan dan air mata

Sebelum diterjemahkan, diolah dulu menjadi kalimat sebagai berikut.
Before translated, processed first into the following sentences.
Bago isinalin, unang-proseso sa mga sumusunod na mga pangungusap.


AKU MENCARI JALAN HIDUP TERBAIK
Oleh Pance F. Pondaag

Sepanjang kita masih terus dalam keadaan seperti ini
Takkan pernah ada damai bersenandung
Kemesraan antara kita berdua selama ini
Sesungguhnya tidak lebih dari keterpaksaan saja

Reff 1:
Senyum dan tawa selama ini hanya sekedar saja
Sebagai wujud pelengkap sempurnanya sandiwara
Berawal dari manisnya kasih sayang
Terlanjur kita hanyut dan terbuang

Reff 2:
Kucoba bertahan mendampingi dirimu
Walau kadangkala tak seiring ceria
Kucari dan selalu kucari jalan terbaik
Agar tidak akan ada penyesalan dan air mata

Kemudian terjemahkan ke dalam bahasa Inggris!
Then translated into English!
Pagkatapos isinalin sa Ingles!

I AM LOOKING FOR THE BEST WAY OF LIFE
By Pance F. Pondaag

As long as we are still in a state like this
There will never be peace was humming
Intimacy between the two of us during this
Surely no more than the compulsion alone

Chorus 1:
Smiles and laughter during these just only
As a perfect complement theatrical form
Starting from the sweetness of affection
We already washed away and wasted

Chorus 2:
I tried to survive accompany yourself
Although sometimes not as cheerful
I sought and always I'm looking for the best path
So that there will be no regrets and tears

Dari terjemahan bahasa Inggris, kita terjemahkan ke dalam bahasa Tagalog. Hasilnya seperti ini.
From the English translation, we translate into Tagalog. The result is like this.
Mula sa pagsasalin sa Ingles, kami isalin sa Tagalog. Ang resulta ay ganito.

I AM LOOKING FOR THE BEST WAY OF LIFE
By Pance F. Pondaag

As long as we are still in a state like this
There will never be peace was humming
Intimacy between the two of us during this
Surely no more than the compulsion alone

Chorus 1:
Smiles and laughter during these just only
As a perfect complement theatrical form
Starting from the sweetness of affection
We already washed away and wasted

Chorus 2:
I tried to survive accompany yourself
Although sometimes not as cheerful
I sought and always I'm looking for the best path
So that there will be no regrets and tears

Terjemahan seperti di atas dapat Anda lihat di Blog “suara guru ngawi”.
The above translation as you can see in the Blog "suara guru ngawi” (“ngawi teacher's voice").
Ang pagsasalin sa itaas ay maaari mong makita sa Blog “suara guru ngawi” ("voice Ngawi guro").

Sumber tautan:
https://id.video.search.yahoo.com/video/play;_ylt=A2oKmMu_EqJVZgEAeff3RQx.;_ylu=X3oDMTBsdDhrYmtiBHNlYwNzYwRjb2xvA3NnMwR2dGlkAw--?p=lagu+kucari+jalan+terbaik+pance+pondaag&tnr=21&vid=6c8f047294b12b951437b8d13a6f8d29&l=267&turl=http%3A%2F%2Fts3.mm.bing.net%2Fth%3Fid%3DWN.i4fUC6tC%252fiFiw%252bfQS1CjDQ%26pid%3D15.1&sigi=123jj7l67&rurl=https%3A%2F%2Fwww.youtube.com%2Fwatch%3Fv%3D5LpjndWc9lc&sigr=11bidodt9&tt=b&tit=PANCE+%7E%5E%7E+KUCARI+JALAN+TERBAIK&sigt=10umqkqlo&back=https%3A%2F%2Fid.search.yahoo.com%2Fyhs%2Fsearch%3Fp%3Dlagu%2Bkucari%2Bjalan%2Bterbaik%2Bpance%2Bpondaag%26type%3Dff.39.w8.hp.04-01.id.avg._.1214tb%26param1%3DrZJNb9swDIb_yi7WzQb1ZVsHHZImGQYMw9Bl63GQ9ZG4TWxPdtLu349yGqzogGEYChgmRZMi-by2rdNZ1ay44rASi3xdlZCLdanyJbuReal4VYv1Ssi1yCpH7HHAAsqomBqCjqCyoopxBQDEjXrx7T05mG6nfUeOmCnAC0EplVAKUTmmnANOsUdgsi4NzY0yvnJe1rIJznJVAfOGMglBQS3B1SyAClyQ1PdxOpEh6hDJWYuCFlDg3eTmFKPvps9m57_eftT7aRoybjIW8Dn-HL2Jdl-Y866w_RFDA-aNaK8fxuEp42FeLOPuslrGyh94OLSxfchYczC7E5qHkzWxRefe4I5oJx8bM2cMprM-2b5zxuywfjQ4hdsP6CYg6HssKY9zlzfDgjfa-caMyWr5Typi4grLzmmMK0M8uxEDKF9yEweMSbZ5NgwoFjY1HviCwWy4wtQhYm6Iad_OXffF1b8bm9aHNN9k5_kS1AtjlDFlJSbki49nHz-s9HbJ8u2nbX63WQMltz54VDVeBR3_pmiS7_8gvL0aL7V-gdT2cyeceWrwlSKvf7jfKFM4Ec8pzS8CANQIAMFzM2N_Ld4fXF_8gKQdNAVesLqgFIt4RfpR37Wd6x_HdzVp9KaNPvRPpDlrrgog1uttPHlyP16cXw2%26param2%3Dbrowser_homepage%26param3%3Dff.39.w8.hp.04-01.id.avg._.1214tb%26hsimp%3Dyhs-fh_lsonsw%26hspart%3Davg%26fr%3Dyhs-avg-fh_lsonsw%26ei%3DUTF-8&sigb=1sk3g0l49&hspart=avg&hsimp=yhs-fh_lsonsw