Sabtu, 25 Juli 2015

RENUNGAN (SMS) DARI KI KOESNO KROMOMIHARDJO AKA MIWA UMAR KAYAM



Sebagai renungan kita di akhir tahun 2014 ini:
Ketika aku ingin hidup kaya, aku lupa bahwa hidup adalah sebuah kekayaan.
Ketika aku takut memberi, aku lupa bahwa semua yang aku miliki adalah pemberian.
Ketika aku ingin jadi yang terkuat, aku lupa bahwa Allah yang memberikan aku kekuatan.
Ketika aku takut rugi, aku lupa bahwa hidupku sebuah keberuntungan.
Ternyata hidup ini sangat indah, jika kita tahu selalu bersyukur dengan apa yang sudah ada. Selalulah senang dan suka berbuat baik.
Jangan pernah berkata,”Esok ‘kan masih ada waktu…”
Karena setiap saat, jarum jam itu dapat berhenti. Bukan keberuntungan yang menjadikan kita bijak, tetapi kebijakan kitalah yang menjadikan kita beruntung.
Selamat tahun 2015 M, semoga Allah selalu memberikan kita kesehatan, keselamatan, dan sukses selalu. Amien.

Sahabat itu seperti bintang, walaupun jauh dia bercahaya. 
Meski kadang menghilang, dia tetap ada, tak mungkin dimiliki, tak bisa pula dilupakan.
Selamat hari guru.

Tidak perlu dikomentari, ini hanya perjalanan hidup saya jadi guru sejak maret 1986.
Berhasil dalam tugas sudah tradisi.
Tidak berhasil, sanksi menanti.
Loyalitas harga mati.
Tidak loyal dimutasi.
Pulang cepat dimarahi.
Datang cepat tidak dihargai.
Hidup kaya dicurigai.
Kalau miskin salah sendiri.
Usaha sana-sini potong gaji.
Potong gaji bank dan koperasi tiap bulan sudah menanti.
Naik gaji cuma sensasi.
Alhamdulillah sekarang ada sertifikasi.

Selamat hari KORPRI 29 November 2014
(Koesno “Umar Kayam” Kromomihardjo)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar